Selamat datang dan belajar sesuatu dari kehidupan saya ini

Terimakasih karena telah sudi mampir di blog saya yg sederhana ini,silahkan komen ataupun sekedar say hai,itupun sudah terlalu mewah buat seorang saya.

teriring doa untuk kesejahteraan kita bersama

-didot-

Sabtu, 30 Januari 2010

Soul

Soul

by : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com)



Postingan kali Ini bukan tentang merek sebuah motor ,tapi tentang jiwa manusia yang dalam bahasa inggris disebut soul.

saya pernah menulis tentang kekuatan sebuah niat disini. kalau pengen tau kenapa niat punya sebuah kekuatan yang besar? itu karena jiwa yg kuat,yg berada didalamnya yg menggerakannya. kita harus tau ,bahwa esensi kemanusiaan kita itu bukan pada fisik ini,tapi pada jiwa yg di dalamnya. itulah diri kita yg asli ,yg akan tersisa saat tubuh fisik ini mati nantinya.

Saya masih ingat ungkapan terkenal oleh seorang filosof terkenal "Kita bukanlah mahluk fisik yang menjalani kehidupan spiritual,tapi justru kita adalah mahluk spiritual yang sedang menjalani sebuah kehidupan fisik" . well sebuah ungkapan sederhana yg sangat mencerminkan esensi kita hidup di dunia.

Nah kalau kita sudah tau hal ini,maka ada baiknya kita mulai bergerak sesuai dengan esensi asli kita tadi ,atau minimal kita berusaha mengenal sedikit jiwa kita ini. sifat jiwa adalah bertolak belakang dengan segala yg fisikal. Jika tubuh fisik akan merasa kurang jika berbagi  kepada sesama,maka jiwa justru akan merasa bertambah kaya karena berbagi tadi.

bagaimana cara kita lebih dekat kepada esensi asli kita alias jiwa kita tadi? di berbagai literatur dan aliran agama atau kepercayaan dunia sejak jaman dulu ,kita mengenal beberapa tradisi,seperti meditasi dan puasa. kalo di islam sendiri gak mengenal meditasi,tapi tafakur atau berdiam diri dengan zikir atau introspeksi. sedangkan islam hanya mengenal puasa seperti senin kamis,puasa daud (sehari puasa sehari tidak) ,serta puasa2 sunnah lainnya (baca sendiri di hadist ya;p ).

Nah yang mau saya bahas justru adalah puasa dan meditasi ini secara umum. di aliran kepercayaan jawa yg bernama kejawen ,ada banyak puasa untuk mencari ilmu (ngelmu istilahnnya) seperti puasa mutih,puasa pati geni,puasa ngeruh , ngebleng ,dll (lengkapnya baca disini ) tujuannya adalah seperti juga meditasi, untuk menidurkan dan mengistirahatkan sejenak tubuh fisik kita agar tubuh metafisik kita (baca : jiwa kita) lebih berperan aktif dalam hidup kita. 

Hanya dengan melakukan hal2 seperti meditasi dan puasalah maka jiwa kita bisa lebih ambil bagian dan lebih berkembang dalam hidup kita di dunia,karena meditasi dan puasa menguatkan kita dengan cara mengurangi porsi fisik kita di dunia ini. orang yg banyak berpuasa bukan hanya lebih tenang secara emosionalnya,tapi jelas secara kekuatan mental juga pasti akan bertambah kuat secara dahsyat. karena yg jelas untuk berpuasa seperti puasa nabi daud ataupun puasa mutih (hanya makan nasi putih dan minum air putih saat berbuka selama 3 hari atau 7 hari ataupun 40 hari) itu jelas butuh sebuah niat yg kuat bukan?

Jangan meremehkan esensi jiwa anda,jiwa anda berasal dari bagian yg paling suci,yg sifatnya jauh lebih tinggi dari sifat2 hina tubuh fisik. seorang yg telah begitu dekat dengan kesadaran jiwanya bahkan mampu memindahkan sebuah gunung jika ia mau,hanya dengan menyuruhnya. gak percaya? jaman dulu saja perdana menterinya nabi sulaiman sudah sanggup memindahkan istana ratu balqis hanya dalam kejapan mata,dan hal ini terekam dalam berbagai kitab suci agama2 monoteistik (agama yg berasal dari keturunan Ibrahim /Abraham ,yaitu : Yahudi ,Nasrani dan Islam). kenapa bisa demikian? Jiwa adalah jalur koneksi anda dengan Zat pencipta semesta alam ini.

Adakah yg tidak mungkin bagiNYA? tentu bagi jiwa yg dekat dengan penciptanya tidak ada yg tidak mungkin bukan?  karena itu saya mengajak anda menelusuri kembali jejak jiwa tersebut dengan mulai banyak berpuasa dan bermeditasi.

gimana caranya? coba anda tanya2 sendiri sama om google dan tante wikipedia ya,karena ini bukan blog yg ngajarin tentang hal2 seperti itu,disini saya cuma mau ngajak anda sekalian untuk mengenal esensi diri anda kok,setidaknya biar tau dulu aja ,apa sih diri anda sebenarnya? selamat mendalami diri anda;p

Rabu, 27 Januari 2010

Keinginan yang berubah

Keinginan yang berubah

by : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com)

Saya masih ingat dengan jelas,saat awal2 saya mulai kerja,mencari uang sendiri dengan pengalaman yg nol. saya dulu berpikir ,uang hasil kerja saya mau saya habiskan untuk membeli barang modifikasi untuk mobil saya.
 


Namun setelah beberapa waktu mulai belajar tentang ilmu depresiasi secara nyata di kantor dan juga gara2 baca bukunya robert kiyosaki ,maka saya pun berpikir,sayang sekali jika harus menghabiskan uang hanya untuk sesuatu yg bersifat terdepresiasi setiap tahunnya. (depresiasi : dari kata depres artinya menurun ,kalo apresiasi kebalikannya)


akhirnya saya mulai memikirkan rumah sebagai gantinya,sebagai sesuatu yg selalu naik nilainya dari tahun ke tahun. saat itu saya langsung memulai dengan mengganti furniture kamar saya dulu dengan model2 minimalis yg saya senangi. maklum belum sanggup beli rumah sendiri:;p

beberapa tahun berjalan lagi,berganti lagi keinginan saya itu,sebelum beli rumah alangkah baiknya jika saya punya bisnis seperti kantor yg sedang saya jalankan ini. akhirnya sayapun belajar bisnis2 dan ikut seminar2 serta organisasi bisnis yg bagus2 ,karena ingin tau kenapa organisasi itu bisa hebat dan sukses.

saya ikut mulai dari training di prudential,Amway ,dan juga Asia works training. disana saya mendapatkan banyak hal yg berguna untuk pengembangan diri saya ini.

saya juga masih ingat banget,kalo di seminar kita disuruh dream big,alias bermimpi besar,karena mimpi besar itu jadi bahan bakar utama untuk kita mengejar mimpi kita sehari2nya.

Lalu saya juga ingat dengan jelas ,kala itu saya memimpikan punya Ferrari terbaru ,yg pada saat itu harganya sekitar 2 eMber . Lalu mulai memvisualisasikan seperti yg ada pada buku 'the secret' , 'merasakan' bahwa hal tersebut sebagai kenyataan dan masa depan saya.

Singkat cerita ,beberapa tahun berlalu dan saya menemukan guru spiritual saya,dimana kemudian setelah banyak mendapat ilmu agama dan spiritual saya memahami,bahwasanya punya mobil ferrari seharga 2 M itu cuma bisa dinikmati paling2 seminggu sekali di weekend saja,mengingat kondisi jakarta yg macet. paling banyak isi mobilnya berdua,mungkin saya menikmati dengan pacar atau pasangan saya.

Menikmati sebuah harta senilai itu hanya bisa setiap weekend dan hanya berdua saja,alangkah sedikitnya manfaat itu bila kita bandingkan dengan membangun sebuah masjid dengan harga yg sama? berapa ratus orang yg akan merasakan manfaatnya? belum lagi pahala untuk kita? kalo ferrari malah bisa mendatangkan sombong dan rasa bangga dalam diri ,yg mana hal ini amat di benci Allah.

Oleh sebab itu saya akhirnya hanya milih buat hidup sederhana aja,tapi yg penting enjoy dan masih bisa beramal aja itu udah cukup,toh harta gak dibawa mati kan??

Sabtu, 23 Januari 2010

Islam identik dengan kemiskinan?

by : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com )

ada yg pernah bilang,kalo agama islam di indonesia itu identik sama orang2 miskin dan pengemis.

dulu saya masih cukup bodoh dan lugu untuk percaya hal itu sebagai sebuah kebenaran ,kebetulan saya sendiri dulunya non muslim,dan memang kata teman saya itu benar juga,karena setiap saya liat di jalan2 ada pengemis atau orang miskin kebanyakan itu orang islam.

TAPI.... kalo dipikir2 lagi,sebenernya wajar banget gak sih kalo orang miskin di indonesia itu kebanyakan orang islam??  Mengingat bahwa jumlah umat muslim di negara indonesia ini mencapai 90% dari total pemeluk agama yg ada,tentu jadi gak heran karena mayoritasnya yg terlihat ya jadi memang islam semua.

bahkan indonesia emang dikenal sebagai negara berkembang (bahasa lainnya miskin atau terbelakang secara halus) terkorup yg mempunyai penduduk islam terbanyak di dunia (kita gak ngomongin kualitasnya disini cuma kuantitasnya aja lho ya:D )

jadi ibarat kita maen tebak2an dengan persentase tersebut udah jelas bahwa kalo 9 dari 10 orang (kayak iklan aja ya bahasanya;p ) yg kita comot (ambil) secara acak di negara ini kemungkinan besar ya memang yang agamanya islam pastinya dong?

jadi sebenernya teori teman saya itu lebih banyak salahnya daripada benarnya. maksudnya benar kalo kebanyakan umat muslim memang miskin,tapi itu juga karena negara ini masih tergolong negara yg miskin kalo dari pendapatan perkapitanya,udah gitu 90% penduduknya agamanya islam juga lagi,jadi mau gimana lagi? wajar toh kalo jadinya seperti itu?;D

Utang


Utang.

Saya masih ingat kata guru spiritual saya, ‘memberi tidak boleh melihat siapa orangnya,memberi saja ,untuk melatih keikhlasan kita.’

namun memang ,serba salah dalam memberi bantuan,karena kadang ada yg jadi 'tuman' alias kebiasaan,karena dikit2 jadi minta kita terus.

Saya mau share beberapa prinsip dalam memberikan utang (bukan dalam cara berutang pada orang lain ya,itu sih pintar2 anda aja buat pasang muka melas ;p )

1. Memulai dari yg kecil,artinya gini : saat kita memberi pertolongan kita kan belum tau karakter orang ini gimana ,berikanlah dari yg kecil dulu dan kita ikhlaskan pertolongan ini ,anggap aja pasti gak balik,jadi menolong semampu kita. misalnya gini ,saat ada yg mau pinjam 500 ribu ke kita sementara kita belum tau karakternya dia (apakah akan balikin atau susah balikinnya atau malah sama sekali gak bakal balik) lebih baik kita kasih 50 ribu atau 100 ribu (kalo kita punya uang segitu,kalo gak mungkin hanya 10 atau 20 ribu gapapa juga)  ,tergantung keikhlasan kita,anggap aja sedekah kita.

Tapi jangan pernah menilai orang dengan melihat tampilan luarnya ,misalnya dia pakai mobil mewah ,terus kita jadi mikir ,dia pasti gak butuh uang orang dia lebih kaya dari kita?! Belum tentu kawan. Prinsipnya orang gak akan minta kalo gak kepepet (seandainya mereka gak deket sama kita) jadi memang orang yg minta itu  pasti udah kepepet banget sampai minta ke kita. Jadi berikanlah bantuanmu tanpa memandang hal2 seperti itu (semampu kita saja),karena orang yg paling kaya bukan orang yg punya segalanya,tapi orang yg mampu memberikan kepada sesamanya sesuatu ,apakah itu hanya sebuah senyuman ataupun materi (ingat senyuman juga ibadah lho,dan gak semua orang mampu memberikan senyuman yg tulus kepada sesamanya manusia)

2. Jika utang yg pertama belum lunas ,jangan pernah meminjamkan lagi utang berikutnya. nah dengan menggabungkan prinsip satu dengan kedua ini kita bisa menghindari masalah yg lebih besar.

saya sendiri kemaren baru aja ada yg minta tolong, bekas anak buah dulu, saya kaget juga udah lama dia gak nongol dalam hidup saya ,kok tiba2  sms terus nanya2 kabar saya (tumben amat,hehe) , tapi saya berprasangka baik dulu dong ah:D . terus dia bilang kalo dia sekarang lagi ada keperluan,dan perlu uang untuk persiapan kelahiran anaknya (dia lagi hamil 8 bulan) serta untuk cicilan motor suaminya . nah dia janji mau balikin nanti pas gajian dengan dicicil. Ternyata setelah sebulan berlalu dia tidak ada kabarnya,pas saya sms ke dia dan nanya ,dia bilangnya mau bayar bulan depan lagi, karena lagi ada kebutuhan mendadak (udah mulai curiga nih kalo ada sesuatu yg gak bener). terus pak akhir bulan berikutnya lagi, saya Tanya ke dia ,akhirnya dia malah mau datang minta ketemuan langsung dengan saya. Dengan diantar suaminya ke kantor ,dia menjelaskan kalo dia sedang ada masalah di kantor,bahwa dia udah dipecat (yg berarti dia bohong kalo mau bayar dari gajinya mencicil setiap bulan) ,disini saya sudah mulai kurang suka,tetapi masih mencoba bersikap ramah. tenyata dia terlibat kasus penggelapan uang di kantor (tambah gak simpatik deh jadinya).

Yang paling ngeselin ternyata dia mau pinjam uang lagi sama saya,terus mau jaminin motor suaminya (yg masih kredit baru beberapa bulan jadi gak ada BPKBnya,lalu apa yg mau dijaminin?? Fisiknya mah gak ada nilainya buat saya) ,saya bilang kalo saya gak ada uang lagi untuk dipinjamkan,saya juga sedang punya banyak kebutuhan,jadi saya gak bisa minjamin dia (padahal saya ada sih ,tapi saya udah gak respek sama dia karena udah ingkar janji pembayarannya). dengan kecewa dia pulang. Beberapa minggu kemudian, suaminya sms saya pake hape dia (keliatannya udah rada desperate) ,bilang kalo dia udah coba kesana kesini belum dapat2 pinjaman juga,kira2 bisa gak dia pinjam uang ,dia minta tolong banget karena sekarang istrinya udah di tahan dipolsek.

dengan berat hati saya tetap bilang saya tidak ada uang,karena saya juga punya kebutuhan ,sorry aja nih,soalnya saya dari dulu udah megang prinsip2 ini,jadi jangan harap dapat pinjaman dari saya kalo belum ngelunasin utang pertama ke saya (yg mana pasti jumlahnya kecil karena sesuai keikhlasan saya)


Btw menurut cara pembayarannya ,maka ada beberapa macam tipe pengutang :
1. Sebelum diminta udah kesadaran telepon dan bayar saat punya rejeki (ini yg paling saya suka)
2. Harus diminta dulu baru ngasih ,kalo gak diminta gak inget sama utangnya,mungkin juga karena merasa kita belum butuh karena belum nanyain jadi dia merasa belum perlu dibayar. (yang tipe gini masih mendingan lah)
3. Diminta susah,kadang ditelponin susah ,gak diangkat ,sms gak dibalas ,gak ada niat baik buat bayar utang,malah ada yg marah2 kalo ditagih ,padahal kita yg punya uang kok malah berasa kita yg punya utang sama dia jadinya.

Nah tipe pengutang yg jenis manakah anda? Saya udah pernah ketemu semuanya yg model begitu,yg paling jarang memang yg sebelum diminta udah bayar,kalo model begini pasti saya akan pinjamin lagi besok2 (kalo lagi ada uangnya juga buat dipinjamin lho,hehehe) wussssshhhhh *kabur sebelum pada mau minjem uang;p



N.B : tulisan ini terinspirasi juga dari tulisan 'dilematis'nya om trainer disini


Selasa, 19 Januari 2010

Alasan ngeBlog

 Alasan ngeBlog

by : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com)

hmm gara2 baca tulisannya senny di blognya ,jadi pengen nulis kenapa saya ngeblog:)



saya mau cerita dulu ,saya pribadi awalnya gak bisa nulis,gak suka nulis,dulunya gak suka baca kecuali baca  tintin dan donal bebek ataupun majalah bobo,hehehe:)


ketagihan saya membaca itu berawal saat saya secara gak sengaja disodorkan sebuah buku berjudul "berpikir dan berjiwa besar" karangan david schwartz ,buku ini jadi semacam buku bacaan wajib bagi orang2 MLM ,karena isinya mengajarkan untuk bersikap positif dan terbuka terhadap segala kemungkinan. Well itulah sedikit cerita tentang buku pertama saya yg sangat mengasyikkan ,hingga saya beli buku lagi dan lagi dan lagi.




Nah setelah banyak membaca ,akhirnya saya jadi sering ingin membagi apa yg saya dapatkan saat  membaca buku2 tersebut dengan rekan2 lainnya. Saya punya prinsip : Apa yg masuk pasti juga suatu saat akan keluar. jadi apa yg kita baca pasti juga mau gak mau kita akan tuangkan lagi dalam tulisan atau kata2. kalo kita cuma ngomong aja tapi gak pernah baca berarti lama2 kita ngomong gak ada isinya (kayak orang buang2 air melulu gak makan2) ataupun kita makan terus tapi gak keluar2 pasti perut kita juga akan meledak karena kepenuhan. Dan karenanya. menulis menjadi sebuah keseimbangan antara yg keluar dan masuk buat saya pribadi.

Kalo bicara soal uang ,ngeblog emang bukan tentang uang,wong gak ada juga yg mau bayar tulisan2 saya ini, tapi ini tentang kepuasan diri pribadi, gak dibayar atau bahkan jika harus keluar uang untuk melakukan hal ini pun saya tetap mau. Menulis buat saya saat ini adalah sebagai latihan mengasah kemampuan saya menulis,karena saya punya cita2 untuk membuat sebuah buku yg berguna buat orang banyak. bukan sekedar buku novel,tapi buku yg berisi ilmu ,tentang kebahagiaan ,dan hal2 praktikal lainnya dalam hidup. Oleh karena itu saya juga harus meningkatkan kemampuan menulis saya agar mudah dipahami para pembaca saya nantinya tentu.

Alasan lain saya menulis?  yang jelas suatu hari saya pasti akan mati,dan semua akan hilang begitu saja jika saya tak pernah menulisnya. jadi menulis adalah tentang meninggalkan sesuatu kepada dunia ini.

Saya ingin jadi seperti Sudirman yg tetap hidup dan kita kenang ceritanya ,karena setiap hari kita lewat jalan sudirman,bahkan sudirman itu adalah nama jalan terbesar di setiap kota di indonesia. Maka bisa dibilang sudirman tak pernah mati dalam hati masyarakat ,karena perjuangannya dulu itulah namanya kita kenang dan cerita tentang dirinya diajarkan terus menerus di sekolah2 hingga kini ,bahkan setelah orangnya telah tiada berpuluh tahun lamanya.



semoga saya bisa meninggalkan sesuatu yg berharga kepada dunia ini sebagai warisan saya,karena apa gunanya ilmu jika tidak untuk dibagi dan diamalkan??;p

hits