Selamat datang dan belajar sesuatu dari kehidupan saya ini

Terimakasih karena telah sudi mampir di blog saya yg sederhana ini,silahkan komen ataupun sekedar say hai,itupun sudah terlalu mewah buat seorang saya.

teriring doa untuk kesejahteraan kita bersama

-didot-
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Januari 2010

Antara logika dan perasaan.


Antara hati dan logika

by didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com )

Menikah,apakah harus disertai hati ,atau hanya logika? Bukankan hidup jadi indah karena adanya perasaan? Bukankah karena adanya hati kita menjadi manusiawi? Lalu saat hanya menggunakan logika,apakah peran hati dan perasaan ini harus dikesampingkan?

Saat harus memilih seseorang,apakah cukup peran logika,bahwa dia terpandang,bahwa pekerjaannya baik ,penghasilannya lumayan,penampilan juga rupawan, sifatnya pun santun,agamanya juga sama dengan kita.

Apakah semua kualitas itu saja yg diperlukan? Lalu kemanakah peran hati?

Jika kita berkata bahwa kita belum dapat jodoh, tapi sementara itu kita hanya berdiam diri,mungkin itu terkesan ironis ya.

Tapi jika kita berusaha mengenal seseorang kemudian di tengah jalan merasakan belum mantap untuk memilihnya apakah kita dianggap mempermainkan perasaan orang? Bagaimana bisa disebut mempermainkan perasaan orang,padahal kita sendiripun tidak tahu bagaimana nanti arah perasaan kita?

Tak bolehkah kita untuk mencoba mengenal? Agar tidak difitnah menutup diri dan tidak berusaha? Adakah yg salah dengan mencoba mengenal dan berusaha bersikap baik kepada orang2 yg kita baru kenal? Kepada lawan jenis yg kita juga tidak tahu apakah kita bisa suka ataupun tidak kepadanya di kemudian hari?

Bukankah bila kita tidak yakin akan sesuatu hal, lebih baik kita mundur? bukankah menghindari sebuah keraguan itu jauh lebih baik?

Juga bukankah sebuah maksud ,dalam rangka menghindari sebuah keraguan dan perasaan diri sendiri di masa yg akan datang ,agar tidak melukai perasaaan orang tersebut , adalah sebuah maksud yg baik dan mulia? Ketimbang mencoba2 dan ternyata gagal??

Lain halnya jika dari awal hati kita sudah mantap ,tapi ternyata juga gagal? Itu diluar keinginan kita juga,tapi setidaknya kita pasti berusaha lebih keras saat hati kita menginginkan sesuatu dari awalnya bukan?? Bukankah niat merupakan salah satu energi yg besar dalam hidup ini untuk beraktifitas apapun?

Rasanya tak mungkin bila hati ini memilih hanya karena desakan dari luar,tanpa sebuah kerelaan pilihan dari hati yg terdalam,rasanya bagaikan membohongi diri sendiri ,untuk memilih seseorang tanpa perasaan.

Memang orang bijak bilang ,rasa bisa tumbuh karena terbiasa. Orang jawa bilang : witing tresno jalaran soko kulino. Cinta tumbuh karena dekat,cinta tumbuh karena telah terbiasa.

Namun dalam hukum keseimbangan,dimana ada teori seperti itu ,berlaku juga teori paradoksialnya atau kebalikannya,karena dunia ini seimbang ,ada hitam dan ada putih,ada siang dan ada malam. Maka berlaku juga : benci tumbuh karena dekat,benci tumbuh karena terlalu mengenal. Tentu sahabat sekalian pernah dengar kan seseorang yg menikah awalnya baik,lama kelamaan ketauan sifat aslinya ternyata tukang menyiksa pasangannya??

Lalu siapa yg bisa menjamin bahwa cinta pasti tumbuh? Kalau iya tentu bagus,namun kalau tidak? Pernikahan bukan sebuah perjudian buat saya atau siapapun juga pastinya,mencoba2 mencintai seseorang pilihan kita ,tanpa perasaan apapun diawalnya,siapa yg bisa menjaminnya bahwa pasti akan tumbuh juga perasaan itu?

Menikah butuh sebuah cinta sedari awal,sebuah rasa suka yg ada dalam hati,namun tanpa mengeyampingkan juga akal,sesuai yg diajarkan oleh rasul : wanita dipilih karena 4 hal ; kecantikannya ,kekayaannya , keturunannya dan agamanya ,pilihlah yg terakhir maka kau akan beruntung.

Jadi setelah ada rasa itu,pikirkan dengan akal ,apakah agamanya bagus? Baru ditimbang oleh hal2 lainnya juga. Saya rasa inilah jalan yg terbaik ,yaitu menggabungkan rasa dengan logika, dalam memilih pasangan kita.

Semoga cahaya sinar petunjuk Allah menuntunku dalam kegelapan kisah hidupku ini



Senin, 16 November 2009

Berhijab dengan Jilbab

Berhijab dengan Jilbab


by : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com )


Saya tak pernah menyangka , kalo saya kini bisa menyukai wanita berhijab (menutup aurat/ berjilbab) ,dulu saya tidak suka melihat yg ditutup,karena gak keliatan cantik menurut saya. tapi seiring waktu ,ternyata segala pemikiran dan keinginan sayapun jadi berubah.Allah maha berkendak,jika DIA menghendaki saya atau anda untuk berubah,maka siapa yg sanggup menolaknya? saya yakin bahwa segala sesuatu tidak ada yg konstan,bumi terus berputar,dan kita selalu berubah. maka kalo ada yg bilang "oh si anu susah deh,dia mah gak bakal berubah... " mungkin kata2 seperti itu perlu anda segera revisi. karena biarpun sedikit pasti dia juga ada perubahannya.


Saya sendiri dulu termasuk dalam kategori penggila dunia malam,minimal rabu ,jumat dan sabtu saya pergi keluar utk sekedar hang out dengan teman2 (have fun go mad). kalau teman2 liat foto2 lama saya di Friendster atau di Fesbuk sebelum tahun 2006 dapat dipastikan disana banyak foto2 di club2 dan lainnya. dulu menurut saya yg cantik itu yg seksi,yg terbuka2 (mereka punya motto sendiri yaitu ' Less is More ' alias lebih sedikit lebih mantap,hahaha ) ,yg bikin nafsu deh pokoknya,mulus ,putih ,sehat alias montok,terus mukanya cantik (hahaha) ,yah liat miyabi aja deh ,itu sudah menggambarkan semua yg diinginkan cowok2 kayak saya dulu:)


Gak pernah nyangka kalo belakangan ini saya lebih menyukai wanita berhijab,wanita yg siap menjalankan agama islam dengan segala konsekuensinya, wanita yg siap menikah dan siap jadi seorang ibu. yah itulah wanita yg saya cari utk menjadi pendamping saya. gimana dengan saya?? sayapun alhamdulillah sudah banyak mengurangi kegiatan maksiat,makanya pergi ke tempat2 seperti yg saya sebut diataspun udah gak lagi,takut gak kuat godaannya nanti soalnya,hehe. lagian kalo mau cari yg baik ,ya katanya di tempat yg baik bukan di tempat yg kurang baik. emang gak ada yg baik ditempat yg baik ya dot? ada kok ,tapi jauh lebih susah aja nyarinya;p

Perasaan ingin melihat yg ditutupi itulah yg lebih membuat penasaran,dan suatu hari nanti saat saya menikah, tentu saja saya akan merasa menjadi orang yg lebih spesial utknya ,karena jilbab itu dibuka hanya utk saya sebagai suaminya saja. betapa bahagianya saya karena kecantikannya ditutupi hanya utk seseorang saja yaitu saya.


Betapa mahalnya diri mereka2 ini yg menjaga dirinya hanya utk para calon suaminya ,ketimbang wanita2 seksi yg menjual kemulusan dirinya di TV yg kita tonton setiap hari. Dia jadi barang mahal karena sulit didapatkan. memang benar kok ,sesuatu yg berharga itu jadi berharga karena sulit didapatkan,kalo mudah didapatkan pasti jadi gak berharga,betul gak? Yah kurang lebih sesuai dong sama hukum supply and demand. Dimana jika supply atau barang lebih sedikit tentunya harganya jadi naik,kurang lebih begitulah:)

BTW ,seandainya saya wanita ,gak mustahil sayapun mungkin juga sudah berhijab pake jilbab sekarang ini... karena saya siap menjalankan agama saya sepenuhnya. kalo ternyata tingkah lalu saya belum perfect gimana?? nanti bisa jelek dong agama islam karena saya?? setidaknya saya berusaha,tidak perlu takut untuk menjadi lebih baik, coz seriously , nobody's perfect right??


N.B :
- Subhanallah ,cantiknya miyabi pake jilbab,seandainya aja ada yg seperti itu,pasti semua cowok2 pada klepek2 deh ngeliatnya,hahaha. yah kita doakan aja ,semoga suatu hari nanti si miyabi beneran masuk islam,siapa tahu?? dulu juga inneke koesherawati gak pake jilbab dan maen film hot alias esek2 kan?? jika Allah berkehendak memberi petunjukNYA siapa yg sanggup melawan??


- foto sebagian adalah koleksi pribadi dan sebagian lagi nyomot dari internet ,khususnya foto miyabi ya tentunya;)

-foto dugem adalah foto waktu ikutan acara O channel (mezzo motion) sekitar tahun 2006 ,waktu itu riding harley davidson sekaligus dugem ke embassy beserta pemenang lainnya,it was fun;p

Sabtu, 14 November 2009

(Masih) Belum nikah (juga)

(Masih) Belum nikah (juga)

By : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com )

Saat dulu saya buat tulisan tentang si cupid ,dimana si dewi cinta ini memanahkan panah2 asmaranya kepada sosok yg tidak pernah bisa saya duga2,sampai saat ini saya masih juga gak ngerti gimana cara kerja si pemanah asmara ini bekerja *huh. Tentunya hal demikian juga berlaku buat yg suka sama saya,mereka pun tanpa dapat memilih seperti “terjebak” suka dengan saya,hahaha.

Sulitnya untuk menjalin suatu hubungan (apalagi urusan nikah cari pasangan hidup) membuat saya tidak bisa bermain2 dengan pilihan saya,kalau saya dekat dengan seseorang untuk tujuan nikah berarti kan harus melihat kualitasnya dengan baik. Hal ini yg nampaknya membuat saya banyak pertimbangan memilih seorang wanita buat jadi pendamping hidup (wajar dong nikah dipilih,bukan pilih2 gak jelas, tapi takut kalo gagal siapa juga nanti yg mau tanggung jawab? ). Beda dengan nyari pacar,gak perlu punya sifat keibuan,gak perlu juga misalnya udah sholat 5 waktu (sholat 5 waktu buat saya adalah tanda kesiapan seseorang utk menjalankan agama dengan baik), gak perlu juga udah dewasa dan siap nikah tentunya. Nah kalo istri kan gak semudah itu tentunya,harus sudah siap utk the next step.

Sialnya (atau untungnya mungkin karena mau dikasih yg lebih baik lagi:p ) saya merasa setiap saya suka dengan seorang wanita secara sungguh2 (yakin 100% bakalan manteb nih kalo jadi istri saya) kok si wanitanya gak suka ya sama saya? Ataupun mungkin mereka sudah punya pacar. Juga kejadian kebalikannya sering terjadi,saya disukai oleh mereka yg terkadang saya kurang begitu suka buat jadi istri (kalo teman sih hayuk aja dong,hehehe)

Jadi kini alasan saya nulis ini,lagi2 mau minta tolong, buat yg baca ini untuk tetap istiqomah mengenalkan saya kepada teman2 anda sekalian yg kira2 sesuai dengan saya. Berpahala besar loh jika sampai kalian mampu mencomblangkan seseorang dengan teman yg bakalan jadi pasangan hidupnya ,katanya sih pahalanya dapat rumah besar di surga,hihihi (lumayan kan tuh buat dikontrakin di surga kalo gak mau ditinggalin sendiri). Kalo mau tau saya cari yg kayak apa,silahkan baca disini ya

Ya sudah ,kalo gak punya calon atau teman yg bisa dikenalin,serta gak usaha membantu saya nyari jodoh saya,gak usah sibuk nanyain “kapan nikah dot?” lagi kepada saya ya,hehehe.
Hayoo pasti ada yg mau komennya nanya itu lagi nih,minta diselepet juga nih kayaknya,awas ya nanya itu;p *setengah ngancem

jadi kapan? (bertanya sendiri sebelum ditanya;p )

Kawen... kawen... minggu depan aku kawen... *nyanyi ala project pop



N.B : jangan lupa bawain pengantennya ya kalo datang cyiiinnn,hahahaha... preeet!!:D

Selasa, 20 Oktober 2009

monyet yg bergelantungan

Monyet yg bergelantungan
By : didot ( www.universitas-kehidupan.blogspot.com )




Apakah anda termasuk jenis monyet dalam relationship2 anda?? Apa sih tuh relationship yg jenis monyet?? Anda tau monyet kan? Monyet itu tidak akan melepaskan satu ranting yg dipegangnya sebelum mendapatkan pegangan baru untuk melanjutkan perjalanannya dari satu pohon ke pohon yg lainnya.

Many times in my life saya mendapatkan perlakuan seperti ini dari wanita ,sehingga saya pernah berjanji untuk tidak melakukan hal ini kepada siapapun juga, karena saya tidak menyukai diperlakukan seperti ini. Saat menulis ini, saya sambil teringat lagu ahmad band yg sangat popular sayup2 di kepala : “Sekali lagi maafkanlah ,karena aku…. Cinta kau dan dia..” . Dulu pernah salah satu mantan saya (yg dengan terpaksa memilih lelaki lain) karena memutuskan bahwa sudah saatnya kita selesai dalam relationship (tapi belum mampu benar2 lepas dari saya ) hanya untuk dapat melupakan saya ,melakukan hal ini dan membuat suatu kondisi yg sangat tidak nyaman untuk semua. Saya terpaksa bertemu muka dengan pacar barunya di rumah saya dengan suatu tuduhan : Jangan neror cewek orang dong!!

Dulu belum jaman handphone teman2 sekalian,dulu masih jaman pager ,jadi masih saya pager mantan saya itu dan dia pun merespon dengan memager balik (hehe ,ya eyalah siapa dulu jagoannya,hahaha *narsis mode on) ,jadi saya juga berkelit : lho ,saya gak neror kok,kalo neror kan satu arah,kalo dibalas bukan neror dong namanya?? Yah itulah sekelumit kisah rumit (jaman sekarang istilahnya rempong) saya karena gaya monyet bergelantungan itu. Lupa kalo harus melepas pegangan yg satu,sehingga dua2nya tidak mau dilepas.

Pernah juga suatu kali seorang wanita menjanjikan akan memutuskan pacarnya demi saya (jadi enak,ehem) ,dengan alasan bahwa dia memang sudah tidak cocok lagi dengan pacarya itu dan mau serius dengan saya. Nah kalo yg tipe ini menurut saya jenis monyet pengecut ya, kalo mau putusin pacar ya putusin aja dulu ,gak usah harus menjalin hubungan dulu dengan pria lain (walaupun dalam hal ini saya juga bodoh karena mau aja diduain ,tapi saya kan gak minta dia mutusin pacarnya? Kalo saya punya alasan sendiri mau dekat dengan dia , lah Kucing dikasih dendeng emang ada yg nolak?? Hahahaha) this is just sharing ya guys, berdasarkan pengalaman masa lalu ,jangan mau jadi selingkuhan, yg jelas lebih banyak gak enaknya ,misalnya kita gak diakuin sebagai pacar dan malah disuruh ngumpet2 kalo mau ketemu ataupun disuruh diam saat pacarnya telepon (grrrrrrr).

Kalo saya pribadi selalu memutuskan dulu hubungan dengan mantan,selesaikan dulu,gak perlu ada jaminan besok kita dapat pacar baru,biarin aja ngejomblo dulu,yg penting jangan mencari masalah baru sebelum menyelesaikan masalah lama/masalah yg ada. Buat saya kalo dia selingkuh dengan kamu ,berarti dia akan juga menyelingkuhi kamu nantinya (bahasa kerennya nih : if He cheats with you, He will cheat on you. Why?? Because He is a cheater).



Sori buat yg merasa kalo saya katain monyet,kalo anda udah tau bahwa diri anda jenis yg satu ini, maka segera berubahlah, jangan cari masalah baru sebelum masalah lama kamu selesaikan. Kalo ada yg bilang : tapi kan sulit? Justru itu,pasti akan lebih sulit lagi nanti saat keduanya kamu pegang ,ketimbang baru megang satu bukan?? Saya rasa satu masalah lebih baik daripada dua masalah bukan??

Segitu aja sharing dari saya,maksud saya nulis ini biar anda sadar dan berubah,bukan mau menyinggung perasaan anda. Kalo anda cuma tersinggung berarti tulisan ini sia2,tapi kalo anda berubah atau mencoba berubah,berarti saya yg bahagia karena satu monyet telah berubah jadi manusia kembali,hahahaha.... just kidding ya guys,gak boleh marah lho (yg marah monyet:D )

-didot-

Jumat, 16 Oktober 2009

Cinta tak bisa dipaksakan

Cinta tak bisa dipaksakan.

by : didot (www.universitas-kehidupan.blogspot.com )

Lagi lagi ngomongin cinta lagi,hahaha… jangan bosen2 ya pemirsa sekalian , kali ini sekelumit cerita mengapa sulit rasanya bagi saya menemukan cinta yg dicari-cari itu, dimana adakalanya saat ada yg mencintai saya ataupun menyukai saya namun sayanya malah merasa biasa2 saja karena tak ada yg namanya feeling atau chemistry. Beberapa kali dari beberapa hubungan seperti ini saya coba jalani ,karena saya tak mau terkesan hanya mengandalkan love at first sight atau chemistry belaka, saya juga gak mau kalo ada yg menghakimi bilang “dicoba dulu dot” lalu saya gak mau kalo dibilang gak mau nyoba hanya karena alasan gak ada feeling. Saya benar2 mencari dan mencoba untuk membuka diri. Tapi kebanyakan dari yg saya coba ini tetap berujung pada keraguan.

Mengapa saya ragu? Saya terlahir dari keluarga yg broken home,kedua orang tua saya pernah nikah dan juga saat mereka (janda ketemu duda) menikah ternyata hanya bertahan setahun. Rasa trauma akan perceraian ini pernah pada masanya dulu membuat saya takut dengan kegagalan pernikahan dan sempat memutuskan mau kumpul kebo (sebelum mengenal agama dengan baik tentunya ya dulu;p ) aja biar tidak perlu ada perceraian. Semakin dewasa saya semakin mengerti bahwasanya ketakutan tersebut harus dilewati,bahwa tantangannya adalah mencari istri yg tepat. Mulailah saya melakukan pencarian ,dari kecil aja saya sudah senang baca cosmo dan majalah2 orang dewasa demi mencari bagaimana solusi dalam problema rumah tangga.

Saya ingat sebuah artikel seru dulu : jika nafsu seksual anda dan pasangan sudah berkurang , maka ada satu metode membangkitkan kembali nafsu itu dengan pasangan anda. Dalam 4 minggu saja anda akan kembali hot dengan pasangan anda. Caranya minggu pertama paling jauh hanya boleh pegangan tangan,minggu kedua paling jauh hanya boleh kissing,minggu ketiga paling jauh hanya boleh petting (no intercourse) dan minggu keempat anda boleh intercourse ,dijamin metode ini ampuh. Bayangkan pembaca,saya tahu hal ini dari saya SMP lho,bukan baru2 ini.

Oke kembali ke masalah ketakutan saya,sekarang pun saya tetap senang mencari2 segala macam problematika orang menikah,cuma dulu saya mencari wanita lebih kepada kecantikan semata,kalau sekarang lebih kepada ahklak dan agamanya dulu (cantiknya tetep juga kok tapi diurutan kedua ya,hihihi). Saya sadar banget saya punya ego,saya juga keras,jadi saya berusaha cari yg bisa terima itu,paling tidak nurut kepada saya (untunglah agama saya mengajarkan kepatuhan kepada suami sebagai tanda bakti seorang istri)

Saya takut gagal dalam berumah tangga ,itu saya akui walaupun kini hanya sedikit yg tersisa dari rasa itu tapi memang masih ada rasa takut itu. Karena itu saya sangat berhati2 memilih calon saya kali ini. Mengapa saya juga bersikeras ekstra hati2?? Saya menawarkan dua hal utama dalam pernikahan kelak : Kejujuran dan Kesetiaan. Saya akan jujur dan berusaha untuk setia ,saya tau saat ini kesetiaan jadi barang mewah di masyarakat kita yg gemar selingkuh sana selingkuh sini (sampai2 dijadiin lagu sama changcuters : main serong:D ). Saya ingin jadi pria setia, salah satu alasannya adalah saya mau menepis bahwa tidak semua laki2 itu bangsat,tidak semua laki2 itu gak bisa setia. Saya masih ingin membuktikan sesuatu kepada dunia dan kepada diri saya sendiri kalo saya bisa setia kok,kalo masih ada kok pria setia di dunia ini. Memang kata orang saya terlalu idealis,tapi biarlah jadi orang gak mesti sama dong dengan orang lain,harus unik kalo kata saya,be different coz different is good.

Namun apakah harga sebuah kesetiaan saya itu?? Pembaca sekalian ,sebagaimana juga semua orang ,saya bisa setia bilamana sudah mendapatkan seseorang yg hampir seperti yg saya cita2kan. Kalau belum mendapatkan sesuatu yg saya cita2kan ,rasanya sulit buat bisa setia ya?! Maaf jika ada yg gak ngerti ,saya coba analogikan dengan mobil ,saya sangat suka mobil Honda Estillo (warna hitam pake jok kulit krem dan sunroof serta velg 17 ,mantepp!! ) sampai hari ini, walaupun mobil itu sudah tergolong mobil tua dan banyak yg lebih keren,tapi menurut standar saya itulah mobil idaman saya hingga kini. Jika saya punya mobil itu ,dikasih mobil lain ya saya tetep gak nolak dong (ya iyalah dikasih gitu lho masak ditolak,hehe) , saya sudah merasa cukup,bukan berarti harus mobil mercy ataupun ferrari terbaru,cukup Honda estillo tua saja saya sudah senang kok. Perhatikan kata cukup saya garis bawahi,karena rasa cukup itu yg membuat seorang manusia untuk merasa puas dengan apa yg dimilikinya.

Buat yg ngerti cerita diatas berarti tau juga kalo saya sebenarnya menginginkan sebuah spesifikasi dari wanita, yg mana itu menurut standar saya,dan itu hanya saya yg tau (sebenernya saya share juga sedikit dengan beberapa teman dekat saya.) ,meski begitu saya juga tau semua didunia ini pasti plus dan minus tidak ada yg sempurna tentunya ,termasuk saya sendiri juga jauh dari sempurna,makanya semuanya itu akhirnya ditimbang dulu plus minusnya,jika masih banyak plusnya tentu saya ambil,jika lebih mendekati minus tentu saya cari lagi yg lain.

Itu dari saya ,cerita terkadang kebalik juga,jika saya menemukan yg saya idamkan ,ternyata idaman saya itu sudah punya pacar,ataupun tidak suka dengan saya,yah itulah dia ,yg tidak bisa kita atur2,mungkin karena itulah si cupid disebut si cupid pada cerita saya sebelumnya (baca cerita saya ttg si cupid disini)

Lalu bagaimana dengan jodoh?? Saya rasa jodoh itu adalah kecocokan ruang dan waktu ,bisa jadi saat ini saya suka dengan seseorang ,namun orang itu belum siap untuk menikah karena masih ada sifatnya yg perlu dirubah,akhirnya dia pacaran dengan orang lain,mungkin akhirnya dalam hubungan itu dia disakiti dan berubah menjadi lebih baik,untuk kemudian bertemu lagi dengan saya dan merasa sudah siap karena tidak mau mengulang kesalahan yg sama serta sudah menjadi lebih dewasa. Ada pepatah bagus tentang contoh diatas : mungkin kita dipertemukan orang yg salah dulu agar kita belajar,sehingga saat kita bertemu orang yg tepat kita akhirnya sudah siap. Saya suka sekali pepatah ini,ya mungkin kita sedang disiapkan,agar kita siap pada saatnya,mungkin juga jodoh kita yg sedang disiapkan. Jadi bagi yg belum berjodoh ,gak usah khawatir,semua orang punya jodohnya masing2,tinggal jalanin aja hidup ini,dan kalau kita belum mendapatkan yg kita inginkan,itu PASTI yg terbaik buat kita,kenapa?? Karena kita mau dikasih Tuhan sesuatu yg lebih baik lagi ,jodoh yg terbaik untuk kita nantinya. Karena kalau yg namanya sudah jodoh ,sudah pasti cocok saat dan waktunya antara kita dan jodoh kita ,karena akan dikondisikan oleh Tuhan demikian adanya,sehingga seseorang yg merasa ,kok ini dulu bukan tipe saya,eh sekarang taunya married sama orang yg dulu dia merasa ini bukan tipenya banget(ring a bell??)

Walaupun katanya di kitab suci : Pria baik2 untuk wanita baik2 dan sebaliknya,namun menurut saya orang baik juga belum tentu cocok dengan orang baik yg lainnya,kenapa? Karena bukan sekedar baik,tapi kita perlu tau apakah dia baik juga untuk masa depan kita? Meski dia terlihat baik,tapi Tuhan lebih tau apakah dia juga baik untuk proses dengan kita ke depannya. Karena kita ini selalu diproses dalam hidup,dengan masalah yg membuat kita dewasa. Justru karena kita tidak mendapatkan yg kita inginkan maka kita jadi lebih dewasa karena kita yakin akan dapat yg lebih baik lagi,betul gak??

Ingat 5 – 10 tahun lalu siapa pacar anda? Jika orang itu bukan pacar anda sekarang ,Kini dengan siapa anda? Apakah anda merasa orang yg baru ini lebih baik dari yg dulu?? Ya pastinya dong,ngapain juga jadian sama orang yg kita gak merasa lebih baik dari mantan kita sebelumnya?? Kalo gak merasa lebih baik dari mantan ya balik aja ke mantan kita itu??

Ingat ,santai aja,semua udah diatur,usaha aja kalo kamu memang suka padanya,tapi kalo dia gak suka ya biarin aja,gak perlu mikir harus sama dia ,mungkin belum jodohnya saat ini ,mungkin juga memang gak jodoh,karena jodoh itu sudah diatur,dan karena cinta memang gak bisa dipaksakan.


-didot-

Selasa, 13 Oktober 2009

romantisme

Romantisme

Ini bukan sebuah kegalauan ,bukan juga sebuah kebimbangan. Ini hanyalah sebuah cerita,sepenggal beban untuk diringankan ,dengan dibagi kepada yg lain. Cukuplah kalian mendengar dan membaca cerita ini agar mengerti sedikit setidaknya tentang pemikiran saya dalam hidup ini lebih jauh.

Sampai hari ini saya menginginkan sebuah kisah cinta seperti di film2 ,dimana keduanya selalu romantis satu sama lain,walaupun kadang berantem tapi sadar bahwasanya mereka berdebat untuk tujuan yg lebih baik. Cinta dimana keduanya bagaikan tercipta untuk satu sama lainnya,diisi dengan tawa dan air mata. Mungkin saya hanya kebanyakan nonton film ya?? Mungkin saya terlalu naïf

Biar kata ada yg bilang,hal2 seperti itu hanya terjadi di film2 saja, biarpun ada orang sinis yg akan bilang bahwa di dunia nyata berbeda sama sekali dengan di film, hal2 seperti itu tidak ada di dunia nyata,tapi inilah saya ,ini hidup saya ,hidup hanya sekali,saya akan mencoba mendapatkan cinta yg seperti itu. Cinta yg membuat diri ini ingin menggandeng tangannya kemana2 selalu, cinta yg memberi sebuah kecupan mesra di kening setiap pagi ,cinta yg menasehati dengan lembut tentang nilai2 kehidupan.

Beberapa teman yg sudah lebih dahulu melangkah menuju ke jenjang pernikahan ,sering sharing sama saya, oh begini dan begitu,bahwa cinta yg mereka kini dapat itu harus diusahakan,bahwa belum tentu kita nikah dengan tipe kita, bahkan belum tentu pula kita ini tipenya dia (pasangan kita) ,tapi perbedaan itu semua dengan berdasarkan niat yg sama membangun keluarga yg penuh dengan cinta,mencari ridho dari Allah,maka perbedaan pun menjadi suatu rahmat yg harus disikapi dengan penerimaan satu sama lain atas kekurangan dan kelebihan pasangannya masing2.

Rasanya bukan hal aneh ,jika kita menginginkan cinta yg menggebu2, menjadi aneh adalah jika kita berpikir bahwa cinta itu sesuatu yg datang kepada kita dengan tiba2 ,bagaikan sebuah undian berhadiah atau lotere. Teman2ku sekalian , cinta yg seperti itu adalah ilusi ,itu mungkin nafsu belaka,bukan cinta. Stephen Covey penulis buku terkenal “the 7 habit of highly effective people” pernah menulis : “cinta adalah sebuah hasil , Cinta adalah sebuah kata benda ,yg merupakan hasil dari kata kerjanya : mencintai”

Jadi Om Covey menulis bahwa untuk mendapatkan cinta, kita harus melakukan dulu pekerjaannya , yaitu mencintai, maka nanti hasil dari perbuatan kita akan muncul ,yaitu cinta dihati kita. Bagaimanakah mencintai itu?? Mencintai dengan memanggil namanya mesra,mencintai dengan menggandeng tangannya mesra,mencintai dengan mengalah untuk menemani pergi ke suatu tempat yg belum tentu kita sukai ,mencintai dengan mengorbankan waktu kita,mencintai dengan menghargai pendapatnya.

Jadi teman2 ,saya juga harus mengakui kalau mungkin cinta yg saya lihat pada pandangan pertama itu ,mungkin bukanlah cinta yg sebenarnya,mungkin itu hanya suka atau nafsu, tapi cinta yg sebenarnya harus diusahakan dahulu dengan perbuatannya, yaitu mencintai,baru nanti akan muncul sebuah hasil yaitu cinta. Jangan kita menunggu cinta datang pada kita,tapi cintailah dahulu orang yg kamu cintai itu,dan kalo kamu beruntung dan tidak salah pilih pasti cinta itu akan hadir kedalam hidupmu.

Akhirnya pesan buat semua ,termasuk juga buat saya sendiri, jangan salah pilih ya,orang yg layak dapat cinta darimu hanyalah orang yg mampu menghargai kamu,bukan orang yg memandangmu sebelah mata,bukan orang yg menyakiti hatimu, apalagi menyakiti fisikmu, orang seperti itu tidak layak dapat cinta yg tulus,tapi jika kamu tetap mampu mencintai orang seperti itu,tentu itu sebuah cinta yg luar biasa,dan cinta seperti itu balasannya hanya dari ALLAH saja,belum tentu dari pasanganmu itu.


Ah,mudah2an mimpi2 ini bisa jadi kenyataan ,katanya banyak kejadian dan cerita sukses orang2 berawal dari sebuah mimpi,yg jelas saya tidak bermimpi mendapatkan romantisme dalam kisah cinta saya,karena saya tidak mau hanya bermimpi ,tapi saya sedang mengerjakannya,saya harus mengusahakannya , biar kata banyak yg sinis dengan mimpi ini,saya tetap berkata : “saya harus, Karena hidup hanya sekali...”

hits